Jumat, 29 Maret 2013

Kekekalan Enegi

Kekekalan Energi

Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep sains dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini lah anggota grup kami :

Chatur Wahyu Saputra /116120139
Adnan Baharrudin Fanani /116120149
Aji Wira Pradhana /116124162

Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan 
Berikut adalah percobaannya :
ALAT DAN BAHAN

• Gunting
• Tang
• Kabel
• Plug In
• Batu bata
• Element dalam setrika (nikel)

PROSEDUR PEMBUATAN ALAT

1. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan
2. Rangkai kabel ke bagian dalam plug in
3. Rangkai inti kabel pada element dalam setrika
4. Buat alur sesuai dengan bentuk element dalam setrika pada batu bata
5. Tempatkan rangkaian element dalam setrika pada alur batu bata lalu sambungkan kabel ke sumber tegangan listrik.

Mengapa hal ini bisa terjadi??

Hukum kekekalan energi mengatakan bahwa energy tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan tetapi energi dapat diubah bentuknya. Sebagai contoh energi listrik dapat diubah menjadi energi panas.Butuh 2 konduktor yang terbuat dari bahan berbeda.Jika dua buah bahan konduktor berdekatan satu dengan yang lain dan dihubungkan dengan sumber arus listrik,maka perubahan arus pada salah satu konduktor akan menginduksi gaya gerak listrik pada konduktor yang lain pertistiwa ini disebut induksi listrik.

Menurut hukum faraday, ggl induksi dihasilkan oleh medan magnet yang berubah. Hal ini juga berkaitan dengan hukum faraday yang menyatakan bahwa ggl induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetnya berlawanan dengan asal perubahan fluks. Sehingga konduktor dapat menyebarkan energi panas ke segala arah dan juga disebabkan karena bentuknya yang melingkar yang menyerupai huruf U.

KESIMPULAN

Pada percobaan kali ini kami dapat menyimpulkan bahwa alat ini merupakan rangkaian sederhana dari rangkaian listrik yang dapat mengubah energy listrik menjadi energy panas. Hal ini dilakukan melalui suatu cara yaitu induksi elektormagnetik(listrik),yaitu fenomena terjadinya tegangan listrik atau arus listrik pada suatu konduktor yang disebabkan oleh pengaruh medan magnet yang timbul akibat adanya arus listrik yang mengalir pada konduktor lain.

Jumat, 22 Maret 2013

Metode Ilmiah dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan


Metode Ilmiah
Metode Ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.

Karakteristik Metode Ilmiah

· Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi      masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.
· Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
· Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.
· Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
· Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.

Metode Ilmiah Terdiri dari : 
1. Pertanyaan
2. Hipotesis
3. Variabel bebas
4. Variabel terikat
5. Variabel kontrol
6. Grup kontrol
7. Data
8. Kesimpulan
9. Mempublikasikan hasil
10. Diuji ulang (oleh peneliti yang lain)

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

1. Scholastic Paradigm
- Tidak ada perbedaan antara realitas dan mimpi.
- Teleology adalah konsep terpenting.
- Agama, hal utama untuk dipelajari.

2. The Renaissance Paradigm
- Dimulai pada abad ke-16.
- Ilmu pengetahuan diakui untuk mendeskripsikan fenomena.
- Ilmu pengetahuan menjadi sumber untuk perkembangan teknologi baru.

Berikut ini Tokoh-tokohnya :
Nicolas Coppernicus (1473-1543) à geosentris.
Giordano Bruno (1548-1600) à infinite universe.
Tycco Brahe (1546-1601) dan Johannes Kepler (1571-1630)
Galileo Galilei (1564-1642)

3. The Mechanistic World & Determinism
- Dimulai pada awal abad ke-18.
- Tradisi dan spekulasi diganti dengan rasionalisasi dan empirisasi dengan asumsi bahwa fenomena alam bisa dan harus diinvestigasi dan dijelaskan.
- Bumi itu adalah mesin, sehingga bisa bergerak dan dihitung.

Metode Komunikasi

Komunikasi
Komunikasi adalah pertukaran pikiran, perasaan,pendapat, dan pemberian nasihat antara 2 orang atau lebih yang bekerja sama atau bisa sebuah tindakan untuk berbagi informasi, gagasan/pendapat dari setiap partisipan komunikasi yang terlibat didalamnya guna mencapai kesamaan makna atau Komunikasi adalah pertukaran pikiran, perasaan,pendapat, dan pemberian nasihat antara 2 orangatau lebih yang bekerja sama

Faktor Internal
Faktor Internal yang mempengaruhi Komunikasi adalah :
1. Emosi
2. Wawasan
3. Pengalaman
4. Budaya dari kedua belah pihak.  

Proses Komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut :
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.

Evaluasi
Untuk menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi, maka kita membutuhkan suatu evaluasi. Evaluasi itu sendiri terdir dari :
Akurasi (ketepatan)
Relevansi (keterkaitan)
Presisi (ketelitian)
Kedalaman
Logika
Luas
Klasifikasi
Keterangan

Truth (kenyataan)

Suatu argumen dikatakan sebagai truth, apabila argumen itu benar sesuai dengan fakta yang ada yang bisa diterima oleh orang lain.

Valid (sah)

Suatu argumen dikatakan valid, apabila argumen itu benar namun tidak sesuai dengan fakta yang ada sehingga tidak bisa diterima oleh orang lain. Jika suatu kesimpulan salah, maka premisnya salah. Jika premisnya itu benar, maka kesimpulannya benar.