Minggu, 12 Mei 2013

System Thinking


  • General System Theory
1. Frederic Hegel (1770-1831)
    Sistem terdiri dari bagian - bagian yang independen yang mempunyai struktur sendiri tetapi saling berkesinambungan

2. Bertalanffy (1955), Joseph Literrer (1969)
    Dalam sistem ada tujuan, proses transformasi, input dan output, serta hirarki. Sistem bersifat netral, kadang tidak bersifat nyata tetapi dapat menjadi sudut pandang

3. Derek Hitchins (1992)
    Di dalam sistem banyak terdapat entitas dan berusaha mengurangi entropi yang ada

  • Sifat-sifat System
1. Centralisation
2. Wholersness (suatu sistem dapat dilihat dari keseluruhannya yang bersifat integrasi)
3. Complexity (bersifat kompleks)
4. Decomposable (dapat diuraikan)
5. According to the goal

  • Basics Mathetical Criteria
1. Continous
2. Diskrit ( sistem yang terbagi - bagi)
    Contohnya pada audio 16kbps
3. Deterministik (sistem yang dapat diprediksi)
4. Stokastik (sistem yang tidak dapat diprediksi)

  • Macam - Macam Sistem
1. Closed system
2. Open system
3. Conceptual system
4. Abstract system
5. Isolated system
6. Hierarchy system

  • Feedback
a. Ekstrinsik feedback
    membuat feedback dari luar sistem
b. Intrinsik feedback
    membuat feedback dari dalam sistem feedback dibuat berdasarkan sudut pandang melihat sistemnya

Konsep Teknologi

Konsep Teknologi terdiri dari 2 kata yaitu Konsep dan Teknologi.
  • Konsep
          Secara umum konsep adalah suatu abstraksi yang menggambarkan ciri-ciri umum sekelompok objek, peristiwa atau fenomena lainnya
  • Teknologi
          Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
  • Pemahaman Teknologi
1. Teknologi Sebagai Barang Buatan
    Manusia pada dasarnya lemah, sehingga ia menciptakan alat berupa barang-barang buatan untuk memperpanjang organ tubuh sehingga pekerjaan lebih mudah untuk dilaksanakan. Barang-barang buatan itu tidak hanya menunjukkan kemampuan indrawi manusia, melainkan lebih mencerminkan kemampuan pikiran untuk menciptakan dan merancang segala hal yang sebelumnya tidak ada.
a. Alat 
    sumber tenaga : tenaga otot manusia
    kendali : manusia
b. Mesin
    sumber tenanga : non manusia dan hasil konversi SDA
    kendali : manusia
c. Automation (suatu mekanisme yang menggantikan kerja manusia)
   sumber tenanga penggerak umumnya tenaga hasil konversi
2. Teknologi Sebagai Kegiatan Manusia
    Kegiatan manusia pada pokoknya dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu kegiatan membuat dan menggunakan. Membuat adalah kegiatan merancang dan menciptakan suatu barang buatan, sedangkan menggunakan adalah melakukan suatu kegiatan sesuai fungsi suatu barangbuatan yang telah dibuat.
3. Teknologi Sebagai Kumpulan Pengetahuan
    Pengetahuan dipelajari manusia baik dari pengalaman sendiri maupun dari sumber lain, untuk dapat melakukan kegiatan yang merupakan teknologi
4. Teknologi Sebagai System
    Menggunakan sarana untuk tujuan secara efektif dan efisien
  • Perkembangan Teknologi Seiring Perubahan Masyarakat
1.Masyarakat nomaden
   Hanya sebagai konsumen
2.Masyarakat pertanian
   Sebagai produsen dan konsumen
3.Masyarakat industri
   Dicirikan dengan penggunaan mesin
4.Masyarakat informasi
   Penggunaan teknologi komunikasi dalam peradaban manusia
  • Gambar Siklus Hidup Teknologi


Tugas Konsep Pengembangan Sains Dan Tekonologi - Video Conference Pada Pendidikan

Untuk Artikel : Download
Untuk Slide Presentasi : Download
Untuk Video : Download

Jumat, 29 Maret 2013

Kekekalan Enegi

Kekekalan Energi

Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep sains dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini lah anggota grup kami :

Chatur Wahyu Saputra /116120139
Adnan Baharrudin Fanani /116120149
Aji Wira Pradhana /116124162

Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan 
Berikut adalah percobaannya :
ALAT DAN BAHAN

• Gunting
• Tang
• Kabel
• Plug In
• Batu bata
• Element dalam setrika (nikel)

PROSEDUR PEMBUATAN ALAT

1. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan
2. Rangkai kabel ke bagian dalam plug in
3. Rangkai inti kabel pada element dalam setrika
4. Buat alur sesuai dengan bentuk element dalam setrika pada batu bata
5. Tempatkan rangkaian element dalam setrika pada alur batu bata lalu sambungkan kabel ke sumber tegangan listrik.

Mengapa hal ini bisa terjadi??

Hukum kekekalan energi mengatakan bahwa energy tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan tetapi energi dapat diubah bentuknya. Sebagai contoh energi listrik dapat diubah menjadi energi panas.Butuh 2 konduktor yang terbuat dari bahan berbeda.Jika dua buah bahan konduktor berdekatan satu dengan yang lain dan dihubungkan dengan sumber arus listrik,maka perubahan arus pada salah satu konduktor akan menginduksi gaya gerak listrik pada konduktor yang lain pertistiwa ini disebut induksi listrik.

Menurut hukum faraday, ggl induksi dihasilkan oleh medan magnet yang berubah. Hal ini juga berkaitan dengan hukum faraday yang menyatakan bahwa ggl induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetnya berlawanan dengan asal perubahan fluks. Sehingga konduktor dapat menyebarkan energi panas ke segala arah dan juga disebabkan karena bentuknya yang melingkar yang menyerupai huruf U.

KESIMPULAN

Pada percobaan kali ini kami dapat menyimpulkan bahwa alat ini merupakan rangkaian sederhana dari rangkaian listrik yang dapat mengubah energy listrik menjadi energy panas. Hal ini dilakukan melalui suatu cara yaitu induksi elektormagnetik(listrik),yaitu fenomena terjadinya tegangan listrik atau arus listrik pada suatu konduktor yang disebabkan oleh pengaruh medan magnet yang timbul akibat adanya arus listrik yang mengalir pada konduktor lain.

Jumat, 22 Maret 2013

Metode Ilmiah dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan


Metode Ilmiah
Metode Ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.

Karakteristik Metode Ilmiah

· Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi      masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.
· Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
· Bersifat obyektif, artinya dapat dicontoh oleh ilmuwan lain dalam studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.
· Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
· Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.

Metode Ilmiah Terdiri dari : 
1. Pertanyaan
2. Hipotesis
3. Variabel bebas
4. Variabel terikat
5. Variabel kontrol
6. Grup kontrol
7. Data
8. Kesimpulan
9. Mempublikasikan hasil
10. Diuji ulang (oleh peneliti yang lain)

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

1. Scholastic Paradigm
- Tidak ada perbedaan antara realitas dan mimpi.
- Teleology adalah konsep terpenting.
- Agama, hal utama untuk dipelajari.

2. The Renaissance Paradigm
- Dimulai pada abad ke-16.
- Ilmu pengetahuan diakui untuk mendeskripsikan fenomena.
- Ilmu pengetahuan menjadi sumber untuk perkembangan teknologi baru.

Berikut ini Tokoh-tokohnya :
Nicolas Coppernicus (1473-1543) à geosentris.
Giordano Bruno (1548-1600) à infinite universe.
Tycco Brahe (1546-1601) dan Johannes Kepler (1571-1630)
Galileo Galilei (1564-1642)

3. The Mechanistic World & Determinism
- Dimulai pada awal abad ke-18.
- Tradisi dan spekulasi diganti dengan rasionalisasi dan empirisasi dengan asumsi bahwa fenomena alam bisa dan harus diinvestigasi dan dijelaskan.
- Bumi itu adalah mesin, sehingga bisa bergerak dan dihitung.

Metode Komunikasi

Komunikasi
Komunikasi adalah pertukaran pikiran, perasaan,pendapat, dan pemberian nasihat antara 2 orang atau lebih yang bekerja sama atau bisa sebuah tindakan untuk berbagi informasi, gagasan/pendapat dari setiap partisipan komunikasi yang terlibat didalamnya guna mencapai kesamaan makna atau Komunikasi adalah pertukaran pikiran, perasaan,pendapat, dan pemberian nasihat antara 2 orangatau lebih yang bekerja sama

Faktor Internal
Faktor Internal yang mempengaruhi Komunikasi adalah :
1. Emosi
2. Wawasan
3. Pengalaman
4. Budaya dari kedua belah pihak.  

Proses Komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut :
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.

Evaluasi
Untuk menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi, maka kita membutuhkan suatu evaluasi. Evaluasi itu sendiri terdir dari :
Akurasi (ketepatan)
Relevansi (keterkaitan)
Presisi (ketelitian)
Kedalaman
Logika
Luas
Klasifikasi
Keterangan

Truth (kenyataan)

Suatu argumen dikatakan sebagai truth, apabila argumen itu benar sesuai dengan fakta yang ada yang bisa diterima oleh orang lain.

Valid (sah)

Suatu argumen dikatakan valid, apabila argumen itu benar namun tidak sesuai dengan fakta yang ada sehingga tidak bisa diterima oleh orang lain. Jika suatu kesimpulan salah, maka premisnya salah. Jika premisnya itu benar, maka kesimpulannya benar.

Rabu, 27 Februari 2013

Berpikir Kritis, Argumen, Retorika

Berpikir Kritis


Berpikir kritis adalah berpikir secara
beralasan dan reflektif dengan menekankan pada pembuatan keputusan tentang apa yang 
harus dipercayai atau dilakukan, 
Oleh karena itu, indikator kemampuan berpikir kritis
dapat diturunkan dari aktivitas kritis siswa sebagai berikut :
(1). Mencari pernyataan yang jelas dari setiap pertanyaan.
(2). Mencari alasan.
(3). Berusaha mengetahui informasi dengan baik.
(4). Memakai sumber yang memiliki kredibilitas dan menyebutkannya.
(5). Memperhatikan situasi dan kondisi secara keseluruhan.
(6). Berusaha tetap relevan dengan ide utama.
(7). Mengingat kepentingan yang asli dan mendasar.
(8). Mencari alternatif.
(9). Bersikap dan berpikir terbuka.
(10). Mengambil posisi ketika ada bukti yang cukup untuk melakukan sesuatu.
(11). Mencari penjelasan sebanyak mungkin apabila memungkinkan.
(12). Bersikap secara sistimatis dan teratur dengan bagian-bagian dari keseluruhan masalah.

Manfaat Berpikir Kritis

1. Membantu memperoleh pengetahuan, memperbaiki teori, memperkuat argumen
2. Mengemukakan dan merumuskan pertanyaan dengan jelas
3. Mengumpulkan, menilai, dan menafsirkan informasi dengan efektif
4. Membuat kesimpulan dan menemukan solusi masalah berdasarkan alasan yang kuat
5. Membiasakan berpikiran terbuka

Argumen


Argumen adalah rangkaian pernyataan-pernyataan yang mempunyai ungkapan pernyataan penarikan kesimpulan (inferensi). Argumen terdiri dari pernyataan-pernyataan yang terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok pernyataan sebelum kata ‘jadi’ yang disebut premis (hipotesa) dan pernyataan setelah kata ‘jadi’ yang disebut konklusi (kesimpulan).Suatu argument disebut valid jika untuk sembarang pernyataan yang disubtitusikan kepada hipotesa, jika semua hipotesa tersebut benar, maka kesimpulan juga benar. Sebaliknya, jika semua hipotesa benar tetapi ada kesimpulan yang salah, maka argument tersebut dikatakan tidak valid (invalid). Untuk menunjukan apakah suatu argument valid atau tidak, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menuliskan argument tersebut dalam bentuk simbol-simbol.
Contoh argumen : a. Semua bilangan genap habis dibagi 2. (premis)
                               10 adalah bilangan genap.                   (premis)
                               Jadi, 10 habis dibagi 2.                       (konklusi)
                           b. Jika malam hari turun hujan, maka lapangan bola akan basah. (premis)
                               Ternyata malam hari turun hujan.                                            (premis)
                               Jadi, lapangan bola basah.                                                     (konklusi)

Retorika

Retorika atau ilmu komunikasi adalah cra pemakaian bahasa sebagai seni yang didasarkan pada suatu pengetahuan atau metode y ang teratur atau baik. Berpidato, ceramah, khutbah juga termasuk kajian retorika. Cara-cara mempergunakan bahasa dalam bentuk retorika seperti pidato tidak hanya mencakup aspek-aspek kebahasaan saja tetapi juga mencakup aspek-aspek lain yang berupa penyusunan masalah yang digarap dalam suatu susunan yang teratur dan logis adanya fakta-fakta yang meyakinkan mengenai kebenaran masalah itu untuk menunjang pendirian pembicara. - See more at: http://nesaci.com/pengertian-dan-prinsip-dasar-retorika/#sthash.NelGtk08.dpuf
Fungsi Retorika:
1.Menegakkan kebenaran dan keadilan.
2.Memberi informasi kepada orang kebanyakan.
3.Meyakinkan.
4.Memepertahankan diri dari ketidakadilan